Wednesday, September 26, 2012

Pelinggih Padmasana

Padmasana berasal dari Bahasa Kawi, menurut Kamus Kawi-Indonesia yang disusun oleh Prof. Drs. S. Wojowasito (Penerbit CV Pengarang, Malang, 1977) terdiri dari dua kata yaitu: “Padma” artinya bunga teratai, atau bathin, atau pusat. “Sana” artinya sikap duduk, atau tuntunan, atau nasehat, atau perintah.
Dengan demikian Padmasana adalah simbol yang menggambarkan kedudukan Hyang Widhi sebagai bunga teratai, atau dapat juga dikatakan bahwa Padmasana sebagai tuntunan batin atau pusat konsentrasi  (sumber > http://stitidharma.org/padmasana/)


Umat Hindu mengenal ada 9 jenis Pelinggih Padma sesuai dengan kedudukan arah mata angin ;
1.      Arah Timur, Padma menghadap ke Barat bernama Padma Kencana
2.      Arah Tenggara, Padma menghadap ke Barat Laut bernama Padma Astadala
3.      Arah Selatan, Padma menghadap ke Utara bernama Padmasana
4.      Arah Barat Daya, Padma menghadap ke Timur Laut bernama Padma Noja
5.      Arah Barat, Padma menghadap ke Timur bernama Padmasari
6.      Arah Barat Laut, Padma menghadap ke Tenggara bernama Padma Karo
7.      Arah Utara, Padma menghadap ke Selatan bernama Padma Lingga
8.      Arah Timur Laut, Padma menghadap ke Barat Daya bernama Padma Saji
9.      Di Tengah, Padma menghadap ke Barat bernama Padma Kurung

No comments:

Post a Comment

Baca juga yang ini