Flickr

Diyakini memanglah demikian adanya [ saya cinta Hindu ]



 
" kami cinta Hindu, lokasi Pura Agung Besakih "


Pepatah lama yang tak pernah pupus oleh zaman senantiasa ada benarnya, “ banyak jalan menuju roma ‘ “Tuhan itu dapat dipuja dengan aneka cara bagi mereka penyembahrya”. Selintas tentang keberadaanNya, dari kita kita yang mengakuiNya diluar nalar para warga atheis, utamanya tentang cara kita menyebutNya sesuai keiklasan bathin kita nan terdalam. Tiada ubah sebuah patok tempat menggelayut disepanjang ayat, maka pancangkanlah tanamlah patok itu sedalam mungkin di kedalaman hati kita masing-masing, kian dalam patok terpancang semakin tidak goyahlah kita, itu pasti.

" tempat suci umat Hindu, kami cinta Hindu "
Ilustrasi, umat Hindu.. kami cinta Hindu

Setiap agama mengakui hanya ada satu esa Tuhan itu, sesuai keyakinan masing-masing yang termantap. Contoh salah satunya dari kesekian contoh yang ada, para umat Hindu menyebut/menamai Tuhan itu (di sebutkan hampir disetiap do’a terpanjatkan) yakni dengan sebutan Ida Sanghyang Widhi Wasa lumrah disingkat  Ida SHWW. Sebutan untukNya dari masing-masing penyembahNya tentu ada artinya yang pada akhirnya dapat mempertebal keyakinan masing-masing ada keberadaanNya yang kasat mata. Adapun  Ida Sanghyang Widhi Wasa memiliki arti ;  Widhi yang berarti ”takdir”, dan Wasa artinya ”Mahakuasa”. Jadi Ida Sanghyang Widhi Wasa artinya ”Yang Maha Kuasa menakdirkan segala yang ada”. Sedangkan takdir itu sejatinya adalah nama lain dari  alam semesta beserta dengan segala isinya, yang pada kesehariannya disebut kodrat.-  maaf jika tidak tepat…kita manusiawi.

0 Response to "Diyakini memanglah demikian adanya [ saya cinta Hindu ]"

Post a Comment

Baca juga yang ini