Wednesday, February 19, 2014

“ Drupadi bersuamikan lima orang “ ( cermin Hindu )





Om Swastyastu ....riang umat sedarma
Tiang jagi metaken akidik ring semeton sedarma sareng sami
Ring cerita mahabarata di ceritakan pandawa medue istri dewi Drupadi
Dewi Drupadi ten je sios anak dari  raja Drupada
Dewi Drupadi puniki bersuamikan lima orang kesatria pandawa ( ampure yening salah )
Pitaken tiang ;

Napike patut ring agama hindu seorang perempuan bersuamikan lebih dari satu .....?
Tiang nunas mangde ide dane sampunang salit arsa  ting pitaken titiangnge puniki....tujuan titiang ten je sios mangde wenten pencerahan ring dewek titiange sane kelintang tambet puniki.....tur nenten wenten manah titiang jagi melecehkan, suksma. om santhi  santhi  santhi om.-


Tanggapan  :

Luh Kartini sebagaimana telah dinyatakan oleh Begawan Wyasa. Dalam lima masa hidupnya yang lalu, Dewi Drupadi selalu memohon anugerah dewa agar bersuamikan ksatria utama. Ketekunannya telah menghasilkan anugerah istimewa yang sudah pasti mengejutkan Raja Drupada pula. Sungguh tak terduga bahwa putrinya akan menjadi istri kelima ksatria itu. Belum pernah terjadi seorang perempuan bersuamikan lima orang dalam saat yang sama. Pada umumnya, lelakilah yang beristri lebih dari seorang. Ia tak dapat menyetujuinya.

Ketika mereka sedang membicarakan hal itu, tiba-tiba datanglah Begawan Wyasa. Beliau menerangkan asal usul Dewi Drupadi harus bersuami lima orang sekaligus. Setelah mendengarkan keterangan itu, Raja Drupada pun pada akhirnya menyetujui putrinya bersuamikan Pandawa Lima. Turut hadir pula Hyang Narada yang juga memberikan keterangan serupa kepada Raja Drupada.

“Yang penting, keinginanku bermenantukan Arjuna sudah tercapai,” kata hati Raja Drupada yang segera memerintahkan penyelenggaraan pesta besar untuk merayakan perkawinan putrinya dengan Pandawa Lima.

Pandawa Lima yang beristrikan Dewi Drupadi mengadakan perjanjian untuk menghindarkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam perjanjian itu ditetapkan bahwa mereka harus bergantian mendekati Dewi Drupadi, mulai dari Yudistira sebagai sulung Pandawa Lima, kemudian Bima, Arjuna, Nakula dan Sahadewa. Yang melihat saudaranya sedang berduaan dengan Dewi Drupadi harus mengasingkan diri ke dalam hutan selama 10 tahun. Perjanjian itu disaksikan oleh Hyang Narada dan Begawan Wyasa.


Restu Dewa Dewa Idealnya kan bersuammikan satu!! lebih dri itu boleh boleh aja asllkan disetujui oleh masing masing dan bisa mennapkahi..5ann itu semmua tergantung siskon(5esa kala patra. karrena dilain tempat perempuan boleh bersuami llebih dari dua2. cotoh bapak bapak ibu ibu seandainya di negara kita laki laki 3 kali lipat dari wanita bralti perempuam bolehdongg bersuami 3 krrna merrreka mereka juga punya hak.jadi adat pasti mmenyesuaikan.adat kalanya adat bukan agama. dlm hal iNi Tuhan tidak mencampuri aturan main adat kecuali ada kekejian sesama makluk hidup ya baru Tuhan melarang


Novi Awyawaharikha Dalam ajaran agama hindu ada yang disebut kresna brahmacari yang artinya boleh menikah lebih dari 1 kali,tetapi tidak lebih dari 4 kali,,,jadi yang dimaksud dipertanyaan itu tidak boleh dilaksanakan,,,karena itu sudah melanggar ajaran agama yang ada,,,,sukma

Suparta Nyoman Disamping doanya Drupadi, ada juga kekuatan dari ucapan dewi kunti tentang kekuatan makna dari satya wacana, yaitu setya akan ucapannya, saat pandawa mengatakan mendapatkan hadiah sayembara, yg secara reflek dw kunti berkata untuk berbagi kebahagiaan dgn saudara2nya. Karena dlm keluarga dan saudara susah senang tetap bersama,

Ngurah Teja ring purana d ceritakan wantah gambaran hidup utawi tutur kepada umat manusia yg perlu pengupasannya tidak lain kita manusia sendiri adalah pandawa yg terdiri dari 5 unsur ( panca maha butha) ada sifatdharma|bijaksana ;dharmawagsa, kekuatan;bima,sipat tampan|menarik: arjuna,kekuatan;bima,nakula dan sahadewa :simbul kecerdasan (intelektual)menjadikann manusia yg utama dlm mencari ilmu pengetahwan.luh ngaran luwih kesimpulannya "didalam menjalankan kehidupan sudah sepatutnya kita bisa mengendalikan diri dari godaan baik dari dalam maupun dari luar untuk mencapai sesuatu yang utama atau luwih ( moksartam atmanam) .ampura yening iwang


Sumber  : www.facebook.com , sebuah status FB akun  Iwayan Sutama  >>  BANGKITNYA HINDU




No comments:

Post a Comment

Baca juga yang ini