Yang dimaksud dengan
zat adiktif adalah istilah untuk zat-zat yang pemakaiannya menimbulkan
ketergantungan fisik yang kuat dan ketergantungan psikologis yang panjang.
Kelompok zat adiktif adalah narkotika (zat atau obat yang berasal dari
tanaman), atau bukan tanaman baik sintetik maupun semisentetik, yang dapat
menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, mengurangi bahkan menghilangkan
rasa sakit, dan juga dapat menyebabkan ketergantungan. Anda tentu pernah mendengar : Ganja, opium, dan kokain ;
a. Ganja, ganja atau mariyuana merupakan
zat adiktif narkoba dari golongan kanabionoid. Terbuat dari daun, bunga,biji,
dan ranting muda tanaman mariyuana (cannabis sativa) yang sudah kering. Biasa
dipakai dalam bentuk rokok lintingan, campuran tembakau, dan juga damar
ganja. Tanda-tanda penyalah gunaan
ganja : gembira dan tertawa tanpa sebab,
santai dan lemah, banyak bicara sendiri, pengendalian diri menurun, menguap dan
mengantuk tetapi susah tidur, mata merah serta tidak tahan terhadap cahaya.
Tanda-tanda over dosis : ketakutan, daya pikir menurun, denyut nadi tak
teratur, napas tidak teratur, dan mendapat gangguan jiwa.
b. Opium, merupakan narkoiba dari
golongan opioida juga dikenal dengan nama candu, morfin, heroin, dan putau.
Opium diambil dari getah buah mentah pavaper sommiverum, mengandung lebih dari
20 macam senyawa. Heroin merupakan senyawa turunan (hasil sintetis) dari morfin
yang dikenal dengan sebutan putau.
c. Kokaian, termasuk ke dalam salah satu
jenis dari narkotika, diperoleh dari
hasil ekstraksi daun tanaman koka (erythroxylum coca). Dapat dipakai sebagai
anaestetik (pembius) memiliki efek merangsang jaringan otak bagian sentral.
Menjadikan pemakainya suka bicara, gembira yang meningkat menjadi gaduh dan
gelisah, detak jantung bertambah, demam, perut nyeri, mual, dan muntah. Juga
dapat menyebabkan kematian.
No comments:
Post a Comment