Flickr

Sejatinya berupa Rest Area




Bali memang hebat, biaya pembangunan jembatan tertinggi di Asia itu murni dari APBD Bali.

Rest Area Jembatan Tukad Bangkung Petang Badung Bali

Bali, pulau Bali itu orang sejagat tahu merupakan pulau nan kecil ibarat mutiara dia kecil namun mahal dan bernilai tinggi. Demikianlah adanya nusa kecil yang ada di antara tanah Jawa dan Lombok berkebudayaan tinggi berpanorama alam luar biasa indah, julukan pulau Dewata disandangnya. Memiliki lebih dari enam daerah tingkat dua (kabupaten), salah satunya ada kabupaten Bangli dengan obyek wisata terkenalnya Kintamani (Penelokan), Kintamani telah keloktah hingga ke manca negara sana karena kesejukannya bernaunsa hawa gunung, gunung Batur. Yang lumrah telah terlakoni jika para penikmat keindahan alam berlibur di Pulau Bali mereka umumnya lebih dahulu menyasar obyek-obyek di seputaran Badung semisalnya pantai Kuta, Nusa Nusa, dan GWK setelah berpanas-panas ria mereka banyak mencari hawa sejuk ke Kintamani Bangli tiba Kintamani saat senja, maka pemandangan sedemikian indahnya akan di dapat apalagi cuaca bersahabat.Utamanya mereka yang berlibur mengendarai kendaraan pribadi hendak ke Kintamani tentu si pengemudi akan merasa lelah walau jarak tempuh Denpasar Kintamani tidak terlalu lama. Meninggalkan Denpasar / Badung menuju Kintamani Bangli ada sebuah Rest Area yang lumayan indah nuansa hawa sejuk sudah mulai terasa di rest area yang satu ini.  Rest Area ini lebih dominan orang tahu, merupakan sebuah destinasi wisata anyar di Tanah Bali tempatnya merupakan sebuah jembatan yang memiliki panjang 350 meter lebih, dan lagi pula terklaim sebagai jembatan tertinggi seantero Asia. Lebar Jembatan hampir 10 meter, pilar tertingginya 71,14 meter dengan pondasi pilar lebih dari 40 meter di bawah tanah.Usia jembatan di rancang oleh para insinyurnya seabad, dengan biaya hampir 50 miliar rupiah
 
Jembatan Tukad Bangkung, Bali (tertinggi di Asia)
 
Jembatan Tukad Bangkung, Plaga, Petang, Badung

 
SPBU di kanan jalan sebelum lewat di jembatan Tukad Bangkung

Jembatan Tukad Bangkung, demikianlah nama rest area yang satu ini, sebuah area yang lumayan luas tempat parkir juga luas ujung barat dan timur jembatan. Setelah satu jam perjalanan meninggalkan Denpasar ke arah utara para pelibur/pengemudi kendaraan pribadi bisa istirahat sejenak merentangkan otot kaki di di Desa Plaga Kecamatan Petang masih kabupaten Badung [ Jembatan Tukad Bangkung ]. Jembatan ini menghubunbgkan 3 daerah tingkat dua di Bali : Badung, Bangli, dan Buleleng. Sebelum tiba di rest area Jembatan Tukad Bangkung para pelibur akan melewati obyek-obyek yang lain  : Sangeh, Tanah Wuuk, Air terjun Nungnung, dan ada juga sebuah Pertamina menjelang memasuki kawasan tertata Jembatan Tukad Bangkung. Mengagumi Jembatan Tukad Bangkung sebagai salah satu jembatan yang tertinggi di Asia layak dimasukkan ke dalam agenda perjalanan anda selama berada di Bali.

0 Response to "Sejatinya berupa Rest Area"

Post a Comment

Baca juga yang ini