Flickr

Saat sopir berkata “ bangsat “



Ketahuilah sejak sabtu 23 januari 2016 dini hari, Jalan Raya Antosari – Pupuan, menuju  Gilimanuk via Pupuan dan Seririt telah ramai di laluli mobil-mobil besar sekelas Bus Pariwisata dan Teruk besar karena sebelumnya sekitar jam 21 waktu Bali Jembatan Tukad Aya telah jebol/ambrol.

truk jatuh di desa Pempatan Pupuan

Jalan Raya Antosari- Pupuan jalan kelas 2 Propinsi salah satu jalan alternatif jika hendak ke Gilimanuk dari Denpasar,  memang termasuk jalan Propinsi namun, merupakan suatu medan/ rute nan menantang bertipe banyak tikungan tajam banyak turunan curam dan tanjakan terjal. Lewat di jalan alternatif  ini tidak cukup hanya fit kendaraan dan fit pengemudi karena teori tidak menjamin segalanya. “ Saat sesama kendaraan besar berpapasan, sama-sama tidak mau mengalah mobilpun terperosok di got dan tersandar di tebing sopirpun berkata : “ bangsat” musibah telah menimpa. Skenario ini telah terlakoni berulang kali saat jebolnya badan jembatan Tukad Aya di Jembrana Bali Barat.
 
truk ini kena pinalti warga di Desa Belimbing Pupuan karena menabrak talang air irigasi
 
truk ini kena pinalti warga di Desa Belimbing Pupuan karena menabrak talang air irigasi
Faktor lain yang mesti tidak terlupakan adalah kemiringan jalan pada tikungan tidak sesuai teori, belum lagi banyak talang-talang air irigasi yang melintang di beberapa tempat talang ini umumnya berketinggian kurang dari tinggi teruk yang sedang muat barang. ( Sering talang tertabrak barang teruk, makanya  sopirpun kena pinalti warga / dituntut ganti rugi )

1 Response to "Saat sopir berkata “ bangsat “"

  1. harap bersabar bagi para pengendara mobil bus truk dll yg melewati jalan gilimanuk-denpasar jalanya naik turun melewati hutan sawah dan pegunungan ,saya rindu perjalanan wisata ke bali bersama rombongan mahasiswa akademi seni budaya yogyakarta ,2016

    ReplyDelete

Baca juga yang ini